Cuaca Kota Manado Hari Ini
Pada hari ini, Sabtu 27 September 2025, wilayah Kota Manado, Sulawesi Utara, diperkirakan akan berawan. Informasi ini dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui laman resmi mereka. Berikut adalah rincian cuaca di beberapa wilayah Manado:
- Bunaken – Berawan
- Tuminting – Berawan
- Singkil – Berawan
- Wenang – Berawan
- Tikala – Berawan
- Sario – Berawan
- Wanea – Berawan
- Mapanget – Berawan
- Malalayang – Berawan
- Bunaken Kepulauan – Berawan
- Paal 2 – Berawan
Cuaca yang stabil dengan kondisi berawan menunjukkan bahwa tidak ada potensi hujan atau angin kencang yang signifikan pada hari ini. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama jika rencana kegiatan dilakukan di luar ruangan.
Sejarah Singkat Kota Manado
Kota Manado merupakan ibu kota dari Provinsi Sulawesi Utara. Saat ini, Manado terdiri dari 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa. Letaknya yang strategis di Teluk Manado membuat kota ini dikelilingi oleh daerah pegunungan dan pesisir pantai yang merupakan tanah reklamasi.
Sebelum menjadi kota yang berkembang seperti sekarang, Manado dulunya merupakan bagian dari Minahasa. Nama asli kota ini sebelum berganti adalah Wenang. Proses pergantian nama tersebut memiliki berbagai versi yang muncul dalam sejarah.
Salah satu versi menyebutkan bahwa pergantian Wenang menjadi Manado dilakukan oleh Spanyol pada tahun 1682. Nama Manado diambil dari pulau yang terletak di sebelah Bunaken, yaitu Pulau Manado (sekarang dikenal sebagai Manado Tua). Namun, versi lain mengatakan bahwa penggantian nama tersebut dilakukan oleh Belanda, bukan Spanyol. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa pada tahun 1682, penjajah yang berkuasa di Sulawesi adalah VOC Belanda, bukan Spanyol.
Pada tahun 1677 sampai 31 Agustus 1682, Gubernur Hindia Belanda di Ternate, Dr Robertus Padtbrugge, datang ke Manado untuk mencatat sisa-sisa penduduk Kerajaan Bowontehu, termasuk yang tinggal di Sindulang. Dari sini, muncul alasan bahwa nama kota perlu diganti karena banyak surat-surat penting dari bangsa Portugis, Spanyol, dan Belanda yang lebih sering menyebutkan nama Manado dibandingkan Wenang.
Penggunaan nama Manado dalam surat-surat resmi mulai dikenal pada tahun 1623. Perubahan nama ini juga dipengaruhi oleh faktor historis, yaitu ketika nama kota tersebut mulai digunakan secara resmi dalam dokumen-dokumen penting.
Hari Jadi Kota Manado
Hari jadi Kota Manado ditetapkan pada tanggal 14 Juli 1623. Penetapan ini berdasarkan tiga peristiwa bersejarah. Pertama, tanggal 14 diambil dari peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946, ketika putra daerah bangkit dan menantang penjajah Belanda. Kedua, bulan Juli berasal dari unsur yuridis, yaitu pada Juli 1919, gubernur jenderal menetapkan Manado sebagai Staatsgemeente (kotamadya) yang dikepalai oleh walikota. Ketiga, tahun 1623 memiliki unsur historis, karena merupakan tahun pertama kali nama Kota Manado digunakan dalam surat-surat resmi.
Dengan sejarah panjang dan perkembangan yang pesat, Kota Manado terus berkembang menjadi salah satu pusat ekonomi dan budaya di wilayah Sulawesi Utara.
