Jakarta Berupaya Menjadi Contoh dalam Sistem Pengupahan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memiliki harapan besar agar Jakarta dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan sistem pengupahan yang adil dan layak. Ia berharap kebijakan yang diterapkan di Jakarta bisa memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi pekerja, terutama di wilayah ibu kota.
Dalam pernyataannya, ia menyampaikan bahwa Jakarta harus menjadi role model dalam sistem pengupahan yang dapat diterima oleh seluruh pihak, baik pengusaha maupun buruh. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa para pekerja mendapatkan upah yang mencerminkan nilai kerja mereka serta mampu menopang kehidupan sehari-hari.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Pramono melantik 31 anggota Dewan Pengupahan Provinsi DKI Jakarta periode 2025–2028 pada hari Rabu, 27 Agustus 2025, di Balai Agung, Balai Kota Jakarta. Pelantikan ini menjadi langkah penting dalam membangun sistem pengupahan yang berkelanjutan dan berimbang.
Pramono menekankan bahwa anggota Dewan Pengupahan harus merumuskan kebijakan yang mempertimbangkan beberapa aspek penting, seperti kebutuhan hidup layak, produktivitas tenaga kerja, serta pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, kesejahteraan pekerja di Jakarta dapat tercapai secara optimal.
“Saya berharap semua anggota Dewan Pengupahan dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, saling bekerja sama, dan mencari solusi terbaik terkait masalah pengupahan,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Dari total 31 anggota yang dilantik, terdapat komposisi yang cukup seimbang. Sebanyak 14 orang berasal dari unsur pemerintah, tujuh orang merupakan perwakilan dari kalangan pengusaha, tujuh orang lagi adalah perwakilan dari pekerja atau buruh, dua orang di antaranya adalah pakar, serta satu orang ahli yang akan memberikan kontribusi dalam penyusunan kebijakan.
Pramono juga menyampaikan keyakinannya bahwa kebijakan pengupahan yang diterapkan di Jakarta dapat menjadi barometer nasional. Ia percaya bahwa jika Jakarta berhasil mengelola sistem pengupahan dengan baik, maka daerah-daerah lain pasti akan mengikuti jejaknya.
“Kami yakin, dengan pendekatan yang tepat dan kolaborasi yang baik, Jakarta dapat menciptakan sistem pengupahan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Dengan pelantikan Dewan Pengupahan yang dilakukan, diharapkan dapat menjadi awal dari perubahan positif dalam dunia kerja di Jakarta. Langkah-langkah yang diambil saat ini diharapkan mampu membawa Jakarta menuju sistem pengupahan yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan.
