Daerah  

Warga Cibuluh Taraju Gotong Royong Membuka Jalan di Bukit


Semangat Gotong Royong Membuka Jalan Baru di Desa Banyuasih

Di Kedusunan Cibuluh, Desa Banyuasih, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, ratusan warga menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa. Selama lebih dari dua bulan, setiap hari Sabtu dan Minggu, mereka bekerja sama membuka akses jalan baru sepanjang 1 kilometer yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat.

Jalan ini akan menghubungkan empat kampung yaitu Pasangrahan, Cisarakan, Karanganyar, dan Cibuluh langsung ke pusat layanan publik seperti Kantor Desa, Pasar, Puskesmas, serta jalan utama Taraju menuju pusat kota. Proses pembukaan jalan yang membelah perbukitan ini telah mencapai kurang lebih 800 meter dengan lebar standar 2,5 meter.

Sebelumnya, akses jalan yang digunakan oleh warga empat kampung tersebut sangat sempit meskipun sudah diberi beton. Jalan hanya cukup untuk dilewati sepeda motor dan pejalan kaki, sehingga seringkali menyulitkan terutama saat dua kendaraan berpapasan.

Kepala Dusun Cibuluh, Lili Holiludin, menjelaskan bahwa proyek ini dilakukan agar kendaraan roda empat bisa masuk ke wilayah mereka, khususnya Kampung Pasangrahan dan Cisarakan yang berbatasan langsung dengan Desa Talagasari, Kabupaten Garut. Ia menilai proyek ini sangat penting bagi keselamatan dan kesehatan warga.

“Dulu, jika ada warga Pasangrahan atau Cisarakan yang sakit parah dan harus dibawa ke Puskesmas, terpaksa harus ditandu karena mobil tidak bisa masuk. Dengan selesainya jalan ini, insya Allah tidak akan ada lagi yang ditandu,” ujar Lili.

Selain dampak sosial dan kesehatan, pembukaan jalan baru ini diharapkan menjadi kunci untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Mayoritas warga di empat kampung ini adalah petani sayur-mayur dan hasil bumi lainnya. Dengan jalan yang bisa dilalui kendaraan roda empat, aktivitas distribusi hasil panen menjadi jauh lebih mudah dan cepat.

Hal ini tidak hanya mempermudah warga lokal, tetapi juga banyak warga dari luar daerah seperti Desa Talagasari, Garut, yang selama ini bergantung pada akses ini untuk berjualan dan berbelanja di Pasar Taraju.

Kepala Desa Banyuasih, Suherman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi aktif warga, khususnya Kedusunan Cibuluh. Ia berharap pembukaan jalan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan pembangunan fisik yang lebih permanen.

“Kami sangat bangga dengan semangat gotong royong warga Desa Banyuasih. Mereka terlibat langsung dalam setiap kegiatan ini,” kata Suherman.

Ia pun berharap, di tahun depan pembangunan jalan baru ini bisa ter-cover oleh pihak desa melalui anggaran Dana Desa, sehingga hasilnya bisa lebih maksimal dan bermanfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat.

Proyek ini dinilai bisa menjadi contoh nyata bagaimana inisiatif dan kerja sama warga dapat menciptakan perubahan infrastruktur yang mendasar, memberikan harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat pedesaan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *