Kegiatan diawali dengan Upacara Peringatan Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung yang digelar di halaman Kantor Bupati Tulungagung. Upacara ini diikuti oleh seluruh ASN lingkup Pemkab Tulungagung, TNI, Polri, serta mahasiswa, pelajar, dan anggota pramuka se-Kabupaten Tulungagung.
Dalam upacara tersebut dilaksanakan prosesi penerimaan Pataka Panji Lambang Daerah Kabupaten Tulungagung yang sebelumnya telah dikirab mengelilingi 19 kecamatan. Setelah upacara, Pataka kembali dikirab dari Kantor Bupati Tulungagung menuju Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.
Kirab berlangsung meriah dengan formasi barisan kasepuhan, permadani dan wimbasara, seni budaya potensi daerah, drumband tradisional, raja dan ratu beserta pager ayu, cucuk lampah, pembawa tombak pengiring pataka, serta rombongan buceng lanang dan buceng wadon. Kirab dipimpin langsung oleh Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., Wakil Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., dan Forkopimda beserta istri dengan menaiki kereta kuda, diikuti para kepala OPD dan camat yang menaiki becak.
Setibanya di Taman Tugu Kartini, rombongan disambut oleh penampilan spektakuler Jaranan Sentherewe dan Reyog Kendhang yang melibatkan 254 penari dan pengrawit dari UPAS-P Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung.
Prosesi inti diselenggarakan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, diawali dengan pembacaan sejarah berdirinya Kabupaten Tulungagung. Acara dilanjutkan dengan penyerahan Pataka Lambang Daerah dari Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, S.Sos., kepada Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E.
Upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa, wilujengan, pemotongan tumpeng, serta penyerahan tumpeng dari Bupati kepada Wakil Bupati dan Ketua DPRD Tulungagung.
Ketua Panitia Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung, H. Fuad Saiful Anam, M.Pd.I., menyampaikan bahwa pelaksanaan Upacara Adat Bersih Nagari merupakan ungkapan rasa syukur, permohonan ampunan, serta doa tolak bala agar Tulungagung senantiasa dalam keadaan ayem tentrem karta raharja, baldatun thayyibatun warabbun ghafur. Ia juga menyampaikan bahwa 80% rangkaian kegiatan hari jadi tahun ini diarahkan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat, sedangkan 20% bersifat hiburan dan rekreatif.
Tema Hari Jadi ke-820 adalah “Tulungagung Bersatu, Satukan Langkah untuk Tulungagung Maju”, dengan harapan dapat memperkuat rasa persatuan, sinergi pemerintah dan masyarakat, serta mendorong inovasi dan pelestarian budaya menuju Tulungagung yang maju, berbudaya, dan sejahtera.
Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan peringatan hari jadi tahun ini.
Beliau mengajak masyarakat meneladani perjuangan para prajurit Lawadan sebagaimana tercatat dalam Prasasti Lawadan, bahwa sebuah keberhasilan mengharuskan adanya usaha, ikhtiar, dan pengorbanan,Jer Basuki Mawa Beya”. Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan menjauhi sifat iri serta dengki, Bupati berharap Tulungagung dapat menjadi daerah yang kuat dan sentosa dalam mencapai tujuan kesejahteraan masyarakat.