Daerah  

Sekolah Rakyat di Garut Mulai Beroperasi Hari Ini


Program Sekolah Rakyat Siap Dimulai di Garut

Di Kabupaten Garut, program Sekolah Rakyat kini sedang mempersiapkan pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang akan berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK). Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Pemkab Garut, Nurdin Yana, yang menyatakan bahwa kegiatan tersebut akan dimulai hari ini.

“Sekolah Rakyat besok (hari ini) insyaallah akan melaksanakan MPLS,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan persiapan matang untuk mendukung program nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Saat ini, program ini sementara dilaksanakan di BLK Jalan Samarang, Garut, sebelum nanti dibangun gedung definitif.

Dari jumlah peserta yang terdaftar, sebanyak 75 orang akan mengikuti program Sekolah Rakyat. Mereka terdiri dari 25 siswa SD dan 50 siswa SMP, serta kepala sekolahnya. Menurut Nurdin Yana, kepala sekolah tersebut sudah ditetapkan melalui hasil dari Kementerian Sosial.

Ia juga menjelaskan bahwa rencananya, dalam pelaksanaan MPLS, akan dihadiri oleh beberapa pejabat penting seperti Direktur Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Kepala Balai Kesejahteraan Sosial, serta pejabat pemerintah daerah setempat. Ini menunjukkan betapa pentingnya program ini bagi masyarakat Garut.

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan, Nurdin Yana telah memberikan instruksi kepada seluruh camat di wilayah Garut agar membawa para siswa program Sekolah Rakyat ke BLK Jalan Samarang, Kecamatan Tarogong Kaler. Ia berharap semua siswa bisa hadir pada hari ini.

Program Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk siswa dari kalangan masyarakat miskin. Mereka akan mengikuti kegiatan belajar dengan konsep asrama, di mana seluruh kebutuhan hidup dan pendidikan mereka ditanggung oleh pemerintah. Dengan demikian, anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan pendidikan berkualitas.

Sebelum masuk ke program ini, semua siswa telah melewati proses seleksi yang ketat. Proses tersebut mencakup penilaian kelayakan untuk mendapatkan program serta pemeriksaan kesehatan. Dari total 75 siswa yang terpilih, terdapat 18 laki-laki dan tujuh perempuan untuk tingkat SD, serta 30 laki-laki dan 20 perempuan untuk tingkat SMP.

Berikut rincian jumlah peserta Sekolah Rakyat:
* Tingkat SD: 25 orang
* Tingkat SMP: 50 orang
* Total peserta: 75 orang

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Garut, khususnya bagi siswa-siswi yang berasal dari latar belakang ekonomi yang kurang mampu. Selain itu, program ini juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh warga.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *