Daerah  

Ricky Dio Serap Aspirasi Orang Tua Siswa SMPK Mardi Wiyata Kediri


Pertemuan Jaring Aspirasi di SMPK Mardi Wiyata

Pada Senin, 29 September 2025, dilakukan pertemuan jaring aspirasi yang dihadiri oleh ratusan orang tua murid di Aula SMPK Mardi Wiyata. Acara ini dipimpin oleh anggota DPRD Kota Kediri, Ricky Dio Febrian, yang memfokuskan diskusi pada isu pendidikan khususnya terkait sekolah swasta tersebut.

Kepala SMPK Mardi Wiyata, Fr. Agustinus, BHK., M.Pd, menjelaskan bahwa undangan kepada Ricky Dio tidak dalam konteks politik, melainkan karena peran legislator PAN tersebut di Komisi C DPRD Kota Kediri yang menangani bidang pendidikan.

“Sejak berdiri pada tahun 1947, SMP ini memiliki lokasi strategis, yaitu di depan Jalan Jaksa Agung Suprapto dan belakang Sungai Brantas. Namun, jumlah siswa semakin menurun dan banyak orang tua murid mengalami kesulitan ekonomi. Kami sangat membutuhkan dukungan agar sekolah ini dapat bangkit kembali,” ujarnya.

Fr. Agustinus menambahkan bahwa sebagian besar orang tua murid menghadapi kesulitan finansial, sehingga biaya operasional sekolah ikut terganggu. Oleh karena itu, pihak sekolah berharap adanya perhatian dari DPRD untuk mencari solusi jangka panjang.

Ricky Dio menyampaikan bahwa dirinya hadir setelah menerima laporan dari Agnes Dyah Trihutaminingsih, Humas SMPK Mardi Wiyata, tentang kondisi sekolah yang membutuhkan perhatian serius. Ia menjelaskan bahwa Komisi C DPRD Kota Kediri bertanggung jawab atas pendidikan, kesehatan, sosial, pembangunan, dan keluarga berencana.

“Saya datang ke sini karena laporan Bu Agnes. Saya ingin memastikan kondisi riil di lapangan,” kata Ricky Dio.

Dalam dialog terbuka, ia langsung bertanya kepada orang tua murid mengenai kesulitan membayar SPP. Sebagian besar mengakui bahwa hal tersebut benar adanya.

Sebagai bentuk kepedulian, Ricky Dio memberikan bantuan berupa uang untuk meringankan biaya SPP siswa kurang mampu serta paket sembako bagi sejumlah keluarga. Ia juga menegaskan bahwa tujuannya bukan untuk mencari keuntungan apa pun.

“Dapil saya di Kecamatan Kota, bukan Mojoroto tempat sekolah ini berada. Saya hanya berharap doa dari bapak-ibu sekalian agar Kota Kediri bisa lebih baik. Pertemuan ini harus menjadi awal kerjasama untuk kemajuan pendidikan,” tegasnya.

Pertemuan jaring aspirasi ini diakhiri dengan sesi dialog, di mana para orang tua menyampaikan langsung keluhan dan harapan mereka kepada wakil rakyat. Pihak sekolah berharap acara ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi langkah awal menuju solusi nyata untuk keberlangsungan pendidikan di SMPK Mardi Wiyata.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *