Daerah  

Rahmat Sutomo dan Marlita Sahara Banggakan RSUD Depati Bahrin Bangka


Penghargaan Prestisius untuk Dua Pegawai RSUD Depati Bahrin

Dua tenaga profesional di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin, Sungailiat, Kabupaten Bangka, berhasil meraih penghargaan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Penghargaan ini diberikan kepada dua pegawai yang merupakan radiografer dan fisikawan medis, yaitu Rahmat Sutomo dan Marlita Sahara. Mereka mendapatkan apresiasi atas partisipasi aktif dalam kegiatan Call for Candidate terkait kepatuhan pelaporan data dosis radiasi pasien serta penerapan tingkat panduan diagnostik dengan predikat sangat baik.

Direktur RSUD Depati Bahrin, Yogi Yamani, menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen dan konsistensi tim radiologi rumah sakit dalam menjaga mutu layanan, keselamatan pasien, serta mematuhi regulasi yang berlaku. Ia menekankan bahwa keterlibatan aktif para radiografer dan fisikawan medis menunjukkan bahwa RSUD Depati Bahrin selalu menjadikan keselamatan pasien sebagai prioritas utama, terutama dalam layanan radiologi yang berkaitan langsung dengan paparan radiasi medis.

Yogi mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh tenaga kesehatan di RSUD Depati Bahrin. Ia menyebutkan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan individu, tetapi juga bukti nyata bahwa rumah sakit tersebut berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pelayanan sesuai prinsip keselamatan pasien dan kualitas layanan kesehatan.

Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat budaya keselamatan pasien, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta mengoptimalkan pelayanan berbasis teknologi dan regulasi yang berlaku. Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi contoh positif bagi seluruh staf rumah sakit dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Beberapa hal yang menjadi fokus utama RSUD Depati Bahrin dalam upaya peningkatan mutu pelayanan antara lain:

  • Peningkatan kompetensi SDM: Melalui pelatihan dan program pengembangan karier, para tenaga kesehatan diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan dan keterampilan.
  • Pemenuhan regulasi: Memastikan bahwa semua prosedur dan kebijakan sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh lembaga terkait.
  • Penggunaan teknologi: Mengadopsi teknologi terkini untuk meningkatkan akurasi diagnosis dan efisiensi layanan.
  • Keselamatan pasien: Menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap tindakan medis.

Yogi juga menegaskan bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi dari seluruh tim radiologi RSUD Depati Bahrin. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi awal dari pencapaian-pencapaian lebih besar di masa depan, serta memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *