MediaAwas.TULUNGAGUNG – UPT Puskesmas Besuki mencatat prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan peringkat 1 kategori capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) terbaik di Kabupaten Tulungagung.
Penghargaan ini diberikan pada rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61, Fun Run Dinkes Kabupaten Tulungagung pada 30 November 2025.
Prestasi tersebut menegaskan kualitas manajemen, disiplin, dan dedikasi pelayanan di Puskesmas Besuki.
Kepala Puskesmas Besuki, Muyati Dwi Astuti mengatakan, penghargaan atau prestasi yang diraih merupakan hasil kerja sama tim yang solid. Serta tingginya loyalitas dan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pimpinan.
“Kita harus loyal terhadap pemerintah Kabupaten Tulungagung. Dengan dasar itu, kita bisa berhasil dengan dukungan luar biasa dari teman-teman dokter, perawat, dan lintas sektor,” kata Muyati. Senin (22/12/2025).
Dia menambahkan, keberhasilan Puskesmas Besuki juga tidak lepas dari kerja sama lintas sektor. Keterbatasan fasilitas tidak menghalangi tim Puskesmas dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, baik di wilayah kerja maupun di luar wilayah.
Puskesmas Besuki menerapkan strategi kolaborasi lintas sektor, termasuk pendampingan ibu hamil dan pemantauan gizi anak, sehingga angka stunting dapat ditekan.
“Prestasi ini menunjukkan kepemimpinan yang disiplin, kolaboratif, dan komitmen tinggi terhadap pelayanan kesehatan,” ucapnya.
Muyati berharap, pencapaian Puskesmas Besuki dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh Puskesmas di Kabupaten Tulungagung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, meskipun menghadapi keterbatasan sumber daya dan fasilitas.
“Semoga Puskemas Besuki bisa mempertahankan kualitas layanan, meningkatkan inovasi, serta memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tutupnya.
Mengutip dari Laman Kemkes.go.id,Cek Kesehatan Gratis (CKG) atau Program JKN, mencakup pemeriksaan dasar seperti tensi darah, gula darah, kolesterol, berat/tinggi badan, mata, telinga, dan gigi; serta skrining lebih lanjut untuk risiko jantung, kanker, TBC, hingga kesehatan jiwa, disesuaikan dengan kelompok usia (bayi, anak sekolah, remaja, dewasa, lansia), termasuk deteksi dini penyakit bawaan pada bayi baru lahir hingga skrining kanker leher rahim (IVA) dan payudara (Sadanis) pada wanita.**












