Kenaikan Pangkat Istimewa untuk Mantan Anggota Tim Mawar Kopassus
Untung Budiharto, mantan anggota Tim Mawar dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus), mendapatkan kenaikan pangkat istimewa. Tim Mawar merupakan tim kecil yang dibentuk oleh Grup IV Kopassus, TNI-AD. Tim ini dikenal karena disebut terlibat dalam operasi penculikan aktivis politik pro-demokrasi pada tahun 1998, yang terjadi di akhir masa Orde Baru.
Dalam kenaikan pangkat ini, Untung Budiharto dianugerahi pangkat Letnan Jenderal Kehormatan (Letjen Hor) oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, ia menyandang pangkat Mayor Jenderal Purnawirawan (Mayjen Purn). Alasan pemberian kenaikan pangkat kehormatan ini adalah bentuk pengakuan terhadap kontribusi para perwira bagi bangsa selama masa karier mereka.
“Ada beberapa perwira yang kita berikan pangkat istimewa, walaupun mereka sudah pensiun sebagai pengakuan terhadap sumbangan yang telah mereka berikan kepada bangsa,” kata Prabowo, Kamis (2/10/2025).
Prabowo menekankan bahwa para perwira tinggi ini terus membuktikan diri meskipun sudah pensiun. Selama pengabdian, mereka membuat hal-hal yang berguna bahkan melebihi panggilan tugas.
Daftar 11 Perwira TNI yang Mendapat Kenaikan Pangkat
Selain Untung Budiharto, masih ada 10 orang lain yang ikut mendapat kenaikan pangkat dari Prabowo Subianto. Berikut daftarnya:
- Letjen (Purn) Herman Bernhard Leopold (HBL) Mantiri berupa Jenderal TNI (Hor)
- Letjen (Purn) Bibit Waluyo, berupa Jenderal TNI (Hor)
- Laksamana Madya (Purn) Didit Herdiawan berupa Laksamana TNI (Hor)
- Laksamana Madya (Purn) Achmad Taufiqoerrochman, berupa Laksamana TNI (Hor)
- Marsekal Madya (Purn) Donny Ermawan berupa Marsekal (Hor)
- Mayjen (Purn) Lodewyk Pusung berupa Letjen TNI (Hor)
- Mayjen (Purn) Untung Budiharto berupa Letjen TNI (Hor)
- Mayjen (Purn) Dadang Hendrayudha berupa Letjen TNI (Hor)
- Mayjen (Purn) Surawahadi berupa Letjen TNI (Hor)
- Marsekal Muda (Purn) Bonar Halomoan Hutagaol berupa Marsekal Madya (Hor)
- Kolonel Inf (Purn) Restu Widiyantoro berupa Brigjen (Hor)
Profil Untung Budiharto
Mayjen TNI (Purn) Untung Budiharto lahir pada 26 April 1965 di Tegal, Jawa Tengah. Ia adalah purnawirawan TNI-AD yang terakhir menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya. Jabatan tersebut diembannya sejak Januari 2022 hingga Maret 2023.
Karier militernya dimulai setelah lulus dari Akademi Militer (Akmil) tahun 1988 dari kecabangan infanteri, khususnya Kopassus. Ia pernah berkarier dalam berbagai posisi, antara lain:
- Komandan Yonif 733/Masariku (2004-2005)
- Komandan Kodim 1504/Ambon (2005-2006)
- Kepala Staf Korem 151/Binaiya (2007-2009)
- Asisten Perencanaan Kopassus (2009-2010)
- Dosen Madya Seskoad (2010-2012)
- Pamen Ahli Kopassus Bidang Taktik Parako
- Komandan Resimen Induk Kodam IV/Diponegoro (2012-2013)
- Komandan Korem 045/Garuda Jaya (2013-2014)
- Inspektorat Kodam XVIII/Kasuari (2016-2017)
- Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat (2017-2019)
- Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan (2019-2020)
- Direktur Operasi dan Latihan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) (2020)
- Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) (2020-2021)
- Staf Khusus Panglima TNI (2021-2022)
- Pangdam Jaya (2022-2023)
Setelah pensiun, Untung Budiharto menjabat sebagai Komisaris Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) sejak pertengahan 2023.
Sepanjang kariernya, ia menerima berbagai tanda jasa kehormatan, seperti Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Kesetiaan 24 Tahun, dan Satya Lencana GOM IX/Raksaka Dharma. Untung juga dikenal sebagai mantan anggota Regu Mawar Kopassus, tim yang pernah terlibat dalam operasi khas menjelang era reformasi 1998. Selain itu, ia pernah menjadi staf khusus Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.












