Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Wilayah Jambi
BMKG Sultan Thaha Jambi mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Jambi pada Jumat (26/9/2025) sore. Dalam informasi yang dirilis pukul 16.23 WIB, BMKG memperingatkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Cuaca ekstrem tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 16.53 WIB di sejumlah wilayah kabupaten/kota.
Beberapa daerah yang lebih dahulu berpotensi diguyur hujan lebat antara lain Kabupaten Kerinci meliputi Danau Kerinci, Batang Merangin, Air Hangat Timur, dan Siulak Mukai. Di Kabupaten Merangin, cuaca serupa berpotensi terjadi di wilayah Jangkat, Lembah Masurai, Jangkat Timur, dan Tabir Barat. Sementara di Kabupaten Muaro Jambi diperkirakan terjadi di wilayah Kumpeh.
BMKG juga menyebutkan Kabupaten Tanjung Jabung Timur meliputi Muara Sabak Timur, Mendahara, Muara Sabak Barat, Kuala Jambi, Mendahara Ulu, dan Geragai termasuk dalam daerah yang berpotensi diguyur hujan lebat. Tidak hanya itu, Kabupaten Bungo di wilayah Pelepat, Limbur Lubuk Mengkuang, serta Bathin III Ulu juga masuk dalam daftar daerah terdampak awal.
Potensi hujan deras tersebut dapat meluas ke wilayah lain, termasuk Kabupaten Kerinci bagian Gunung Raya, Sitinjau Laut, Air Hangat, Gunung Kerinci, Kayu Aro, Gunung Tujuh, Siulak, Depati Tujuh, Bukitkerman, dan Air Hangat Barat. Di Kabupaten Merangin, cuaca ekstrem diperkirakan menjalar ke Muara Siau, Sungai Manau, Pangkalan Jambu, dan Tiang Pumpung.
Sementara di Kabupaten Sarolangun, daerah Batang Asai masuk dalam wilayah yang harus meningkatkan kewaspadaan. Kabupaten Muaro Jambi juga tidak luput, dengan potensi cuaca buruk di Kecamatan Sekernan dan Maro Sebo. Begitu pula di Kabupaten Tanjung Jabung Barat meliputi Betara dan Kuala Betara.
Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih berpotensi mengalami hujan deras di Nipah Panjang, Rantau Rasau, Dendang, dan Berbak. Adapun wilayah Kabupaten Bungo lainnya yakni Tanah Tumbuh, Rantau Pandan, Muko-Muko Bathin VII, dan Bathin II Pelayang juga diperkirakan mengalami kondisi serupa. Tak hanya itu, Kota Sungai Penuh bagian Hamparan Rawang dan Tanah Kampung juga masuk dalam peringatan dini ini.
Menurut BMKG, kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 19.53 WIB. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang.
Warga diminta berhati-hati, terutama yang berada di daerah rawan banjir dan longsor. Perhatikan pula kondisi saat berkendara di jalan karena hujan deras berpotensi mengganggu jarak pandang. BMKG menegaskan, informasi peringatan dini ini akan terus diperbarui sesuai perkembangan dinamika cuaca di wilayah Provinsi Jambi.
