Penjelasan OpenAI Mengenai Pesan Promosi di ChatGPT
OpenAI kembali menegaskan bahwa tidak ada iklan yang ditayangkan di aplikasi ChatGPT. Perusahaan menyatakan bahwa adanya pesan promosi yang muncul beberapa waktu terakhir adalah kesalahan dalam pengelolaan saran aplikasi. Beberapa pengguna menganggap pesan tersebut mirip dengan iklan, sehingga menimbulkan kebingungan.
Beberapa pelanggan berbayar ChatGPT sebelumnya melaporkan munculnya pesan promosi terkait merek seperti Peloton dan Target. OpenAI menjelaskan bahwa fitur tersebut hanya merupakan uji coba untuk menampilkan aplikasi di platform ChatGPT, yang dirilis pada Oktober 2025. Tidak ada komponen finansial di balik fitur tersebut. Seorang pengguna bahkan memberikan respons skeptis dengan menulis, “Jangan menghina pengguna berbayar kalian.”
Nick Turley, pemimpin ChatGPT, juga membantah rumor tentang keberadaan iklan. Ia mengakui banyak pengguna merasa bingung terkait isu iklan di ChatGPT.
“Tidak ada uji coba iklan yang sedang berlangsung. Tangkapan layar apa pun yang kalian lihat itu tidak nyata atau bukan iklan,” kata Turley, seperti dikutip dari ulasan Tech Crunch yang terbit pada 7 Desember 2025.
Turley memastikan bahwa jika nanti iklan masuk ke dalam ChatGPT, hal itu akan dilakukan dengan pendekatan yang matang dan hati-hati. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan selalu menghormati kepercayaan pengguna.
Mark Chen, kepala riset OpenAI, menilai masalah ini bukan sekadar kesalahpahaman. Ia menyatakan bahwa OpenAI telah menonaktifkan jenis saran tersebut sambil meningkatkan presisi model.
“Kami juga sedang mencari kontrol yang lebih baik agar kalian bisa mengatur intensitasnya atau mematikannya jika tidak membantu,” ujar Chen.
Sebelumnya, OpenAI sempat diberitakan sedang menyiapkan perluasan bisnis iklan setelah merekrut Fidji Simo, mantan eksekutif Instacart dan Facebook, sebagai CEO Applications. Memo terbaru dari CEO OpenAI Sam Altman yang bocor ke jagat maya menetapkan kondisi “kode merah” dan memprioritaskan peningkatan kualitas ChatGPT. Kebijakan ini membuat pengembangan produk lain, termasuk periklanan, ditunda.
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh OpenAI, tampaknya perusahaan ingin memastikan bahwa pengguna tetap merasa aman dan percaya terhadap layanan yang mereka gunakan. Mereka berkomitmen untuk menjaga kualitas dan integritas dari ChatGPT, serta menghindari segala bentuk kecurigaan atau ketidakpuasan dari pengguna.
