Daerah  

Mahasiswa Manajemen UNM Pelajari Ekonomi Digital di Bank Indonesia


Kunjungan Akademik Mahasiswa Manajemen UNM ke Bank Indonesia

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Mandiri (UNM) melakukan kunjungan akademik ke Bank Indonesia, Jl. M.H. Thamrin No. 2, Jakarta pada Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mempersiapkan mahasiswa yang mampu menghadapi perkembangan ekonomi digital melalui pembelajaran langsung bersama para ahli industri.

Rombongan mahasiswa diterima oleh Indra Agung dan Irfan Pras, perwakilan Bank Indonesia yang juga menjadi narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Mereka memberikan paparan strategis terkait peran bank sentral serta perkembangan sistem pembayaran digital. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika ekonomi dan keuangan yang kini semakin dipengaruhi oleh teknologi.

Pemaparan Mengenai Kebanksentralan

Pada sesi pertama, Indra Agung menjelaskan tentang konsep kebanksentralan, termasuk kebijakan moneter, stabilitas nilai tukar, inflasi, serta peran Bank Indonesia dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional. Penjelasan ini memberikan dasar penting bagi mahasiswa manajemen untuk memahami hubungan antara kebijakan makroekonomi dengan dinamika bisnis. Dengan pemahaman ini, mahasiswa diharapkan dapat melihat bagaimana kebijakan pemerintah berdampak langsung pada lingkungan bisnis.

Pembahasan Sistem Pembayaran Non Tunai

Sesi berikutnya dipandu oleh Irfan Pras yang membahas tentang Sistem Pembayaran Non Tunai. Topik ini mencakup QRIS, BI-FAST, hingga digitalisasi transaksi yang menjadi pondasi utama ekonomi modern. Inovasi dalam sistem pembayaran ini tidak hanya mempercepat proses transaksi, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan inklusivitas dalam berbisnis. Hal ini sejalan dengan arah transformasi digital yang sedang digencarkan di Indonesia.

Tanggapan Positif dari Mahasiswa

Ketua Program Studi Manajemen Universitas Nusa Mandiri, Instianti Elyana, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat literasi digital mahasiswa. Menurutnya, kunjungan ini menjadi jembatan antara teori perkuliahan dan realitas industri.

“Kami ingin mahasiswa memahami perubahan sistem ekonomi dan keuangan yang digerakkan oleh teknologi. Kunjungan ini adalah jembatan penting antara teori perkuliahan dan realitas industri,” ujarnya.

Respons positif datang dari para peserta. Salah satu mahasiswa, Nadia Puteri, menyampaikan antusiasme setelah mengikuti sesi materi. Ia merasa wawasannya berkembang mengenai bagaimana kebijakan Bank Indonesia berdampak langsung pada dunia bisnis. Penjelasan tentang sistem pembayaran digital dinilainya sangat relevan dengan perkembangan bisnis saat ini.

“Saya merasa lebih siap menghadapi era ekonomi digital,” katanya.

Mahasiswa lainnya, Muhammad Fadli, juga menyampaikan pengalamannya. Ia mengatakan bahwa penjelasan dari narasumber sangat jelas dan mudah dipahami. Ia semakin tertarik mempelajari bagaimana teknologi mengubah sistem keuangan. Kegiatan seperti ini membuatnya merasa lebih dekat dengan dunia industri.

Manfaat dan Harapan

Melalui kunjungan akademik ini, mahasiswa Prodi Manajemen UNM tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga wawasan nyata mengenai transformasi ekonomi digital. Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja yang semakin terintegrasi dengan teknologi.

Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus menghadirkan pembelajaran berbasis industri yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kehadiran program seperti ini diharapkan mampu menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan di masa depan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *