Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan di Kabupaten Kuningan
Sebanyak 88 tenaga kesehatan dan fungsional baru resmi bergabung dengan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas di Kabupaten Kuningan. Mereka menerima Surat Keputusan (SK) langsung dari Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dalam sebuah upacara yang digelar di Kantor Dinas Kesehatan pada Jumat, 26 September 2025.
Penambahan puluhan pegawai ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh Puskesmas di wilayah tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, menjelaskan bahwa proses seleksi ketat telah dilakukan untuk memastikan bahwa tenaga yang direkrut benar-benar memenuhi kebutuhan dan standar layanan.
“Proses seleksi dimulai dari pendaftaran pada 25 hingga 29 Agustus, dilanjutkan dengan tes tertulis dan wawancara pada 11-12 September,” jelas Edi. “Dari seleksi tersebut, kami mendapatkan 61 tenaga kesehatan dan 27 tenaga fungsional umum.”
Yang menarik, di antara pegawai baru tersebut terdapat lima dokter gigi yang bersedia mengabdi di Kuningan. Kadinkes menyebut ini sebagai hal yang patut disyukuri, mengingat kelangkaan tenaga dokter gigi di daerah tersebut.
Selain tenaga medis, formasi yang diisi juga beragam, termasuk operator layanan, pranata arsip, pengolah data, hingga penata kebijakan. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah setempat untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan efisiensi layanan kesehatan.
Pesan Bupati untuk Pegawai Baru
Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam menjalani tugas. Ia berpesan agar para pegawai baru menjadikan pekerjaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah ibadah dan pengabdian.
“Jika kita mencintai pekerjaan, disiplin, dan terus meningkatkan kompetensi, karier dan keberkahan akan mengikuti,” ujar Dian. Ia juga mengingatkan para pegawai untuk menerapkan pelayanan 5-S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) dan menjaga semangat melayani.
“BLUD ini dibentuk untuk meningkatkan pelayanan, bukan sebaliknya. Jadikan ini awal baru untuk bekerja dengan ikhlas, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Tantangan dan Peluang di BLUD
Bupati berharap dengan status BLUD yang memberi fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, para pegawai dapat memiliki jiwa entrepreneurship. “Artinya, pegawai Puskesmas harus kreatif dan inovatif, melayani masyarakat layaknya pengusaha yang menjaga pelanggan. Karena masyarakat adalah pelanggan utama kita,” pungkas Bupati.
Pengembangan BLUD diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan. Dengan adanya tenaga baru yang berkompeten dan komitmen tinggi, diharapkan masyarakat dapat merasakan perbaikan signifikan dalam akses layanan kesehatan.
Fokus pada Peningkatan Kompetensi
Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan para pegawai. Program pelatihan dan pengembangan karier akan terus dijalankan agar tenaga kesehatan dapat memberikan layanan yang optimal.
Adanya penambahan tenaga kesehatan dan fungsional ini juga menjadi momentum penting bagi Puskesmas untuk lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan struktur organisasi yang lebih kuat dan sistem manajemen yang lebih baik, diharapkan Puskesmas dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien.
Pengambilan SK oleh 88 pegawai baru ini merupakan awal dari perjalanan panjang menuju peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Kuningan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan, diharapkan keberhasilan dapat diraih secara bersama-sama.
