Pemenuhan Standar Nasional untuk Peningkatan Kualitas Produk UMKM Perikanan
Empat pelaku usaha kecil menengah (UMKM) pengolahan hasil perikanan di Kalimantan Selatan kini memiliki bukti resmi bahwa produk mereka telah memenuhi standar nasional. Mereka resmi menerima Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT SNI), yang menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.
Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalsel, yang dihadiri oleh para pelaku usaha yang antusias. Tiga dari empat penerima berasal dari Kabupaten Banjar, yaitu Danish Kitchen, Warna 89, dan Katuyung. Sementara satu lagi, Peceem, berasal dari Kota Banjarbaru. Sertifikat ini menunjukkan bahwa produk olahan mereka telah lulus uji mutu sesuai standar nasional.
Manfaat Sertifikasi SNI bagi Pelaku UMKM
Bagi pelaku UMKM, sertifikasi SNI bukan hanya sekadar formalitas. Ini menjadi peluang besar untuk memperkuat posisi bisnis mereka di pasar, baik secara lokal maupun nasional. Dengan sertifikat ini, konsumen dapat lebih percaya terhadap kualitas produk yang ditawarkan, sehingga membuka peluang ekspansi pasar.
Selain itu, sertifikasi juga mendorong peningkatan proses produksi dan pengelolaan usaha. Para pelaku UMKM diberikan pendampingan oleh sejumlah tim dan lembaga sertifikasi, yang memberikan dukungan teknis dan manajerial. Hal ini bertujuan agar usaha mereka bisa berjalan lebih profesional dan berkelanjutan.
Peran DKP dan Lembaga Terkait
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalsel, Rusdi Hartono, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan langkah nyata bagi UMKM untuk naik kelas. Ia menilai bahwa sertifikasi SNI dapat meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha dalam memperluas pasar, terutama karena mutu produk telah terukur dan diakui.
Sejalan dengan visi Gubernur Kalimantan Selatan, “Kalsel Maju” (Makmur, Sejahtera dan Berkelanjutan), kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi daerah melalui peningkatan kualitas produk dan pemberdayaan UMKM. DKP Kalsel berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya.
Pentingnya Standar SNI dalam Konsumen
Kepala Balai Penerapan Mutu Hasil Perikanan (BPMHP) Kalsel, Yudita Nurdiana, bersama Tim LS Pro Kepala Seksi Penerapan Mutu Syamsul Rizal, menegaskan bahwa penerapan standar SNI tidak hanya tentang memenuhi regulasi. Lebih dari itu, ini adalah cara untuk membangun kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan.
Yudita berharap keempat UMKM tersebut dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lain yang ingin meningkatkan profesionalisme usahanya. Dengan adanya standar mutu yang jelas, para pemegang SPPT SNI kini memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar nasional hingga internasional.
Potensi Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Harapan besar diarahkan pada capaian ini dapat turut mendorong pertumbuhan UMKM perikanan di Kalsel serta memberi dampak positif bagi ekonomi lokal. Dengan semakin banyaknya UMKM yang memenuhi standar nasional, kualitas produk akan meningkat, sehingga daya saing industri perikanan di daerah ini semakin kuat.
Dukungan dari pemerintah dan lembaga sertifikasi akan menjadi fondasi utama dalam menjaga konsistensi kualitas produk dan memastikan keberlanjutan usaha. Dengan begitu, UMKM perikanan di Kalimantan Selatan tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang pesat di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
