Daerah  

Baiq Qinara Aishwa Mulawarman Tampilkan Pesona di CFD Penas Gerung


Ajang Car Free Day di Lombok Barat Jadi Ruang Berkumpul dan Berekspresi

Ajang Car Free Day (CFD) yang diselenggarakan pada Sabtu malam Minggu, 22 November 2025, di halaman Kantor Bupati Lombok Barat kembali menjadi daya tarik bagi masyarakat. Ruang publik ini kini berubah menjadi pusat hiburan, UMKM, dan pertunjukan bakat. Inisiatif ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk menghidupkan kembali kawasan Kantor Bupati Gerung atau yang dikenal dengan Penas Gerung. Sebelumnya, kawasan ini sempat sepi dan kurang ramai, namun kini CFD menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan ikon kabupaten sebagai ruang berkumpul dan berekspresi.

Di tengah keramaian dan gemerlap lampu, perhatian publik tertuju pada sosok Baiq Qinara Aishwa Mulawarman, yang akrab dipanggil Wawa. Anak kecil ini kembali tampil di panggung CFD untuk kedua kalinya dan langsung membuat suasana bersemangat dengan membawakan lagu “Mencintaimu” milik Krisdayanti. Penampilannya tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menunjukkan bakat yang luar biasa.

Suara Wawa yang jernih dan penghayatan yang matang untuk usianya membuat ratusan penonton terdiam dan menikmati setiap lirik yang ia nyanyikan. Yang paling menyentuh adalah saat Wawa beberapa kali menatap ayah dan ibunya di antara kerumunan, seperti ingin menyampaikan pesan cinta melalui musik. Hal ini menunjukkan ketulusan dan keberanian anak kecil yang sedang mencoba menghadapi rasa takut.

Ayah Wawa, Lalu Puguh Mulawarman, mengungkapkan rasa bangganya atas penampilan putrinya. Ia menjelaskan bahwa malam itu bukan hanya tentang kemampuan menyanyi, tetapi lebih dalam lagi: tentang keberanian seorang anak yang belajar mengatasi rasa takut.

“Malam ini adek Wawa kembali menaklukkan panggung CFD untuk kedua kalinya! Hari ini bukan tentang menyanyi, tapi tentang memecahkan ketakutan,” ujar Puguh dengan penuh haru. Ia menggambarkan betapa berartinya momen tersebut bagi keluarga.

“Melihat Wawa berdiri di panggung CFD membawakan lagu ‘Mencintaimu’ dengan mata tertuju pada ayah dan ibu adalah hadiah terindah. Nada-nada itu dipenuhi ketulusan hati seorang anak yang berani menyampaikan cintanya di depan ratusan orang. Kami bangga karena adek Wawa sudah mengambil langkah besar menuju keberanian,” tambahnya.

Bagi banyak pengunjung, penampilan Wawa menjadi bukti nyata bahwa CFD bukan hanya acara rutin, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi talenta muda Lombok Barat. Ajang ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berani tampil, menunjukkan kemampuan mereka, dan membangun kepercayaan diri.

Dengan dukungan pemerintah dan antusiasme masyarakat, CFD Gerung kini semakin menjadi ruang publik yang hidup dan siap terus melahirkan bakat baru. Dan malam itu, Wawa menjadi salah satu bintang yang menarik perhatian semua pengunjung. Momen ini menunjukkan betapa pentingnya ruang publik dalam mendukung pertumbuhan potensi anak-anak dan memberikan wadah bagi ekspresi diri.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *