Penyangkalan Terhadap Tuduhan yang Mengaitkan SBY dalam Isu Ijazah Palsu Jokowi
Ahmad Khoirul Umam, Kepala Badan Riset & Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat, menyangkal tudingan yang menyebut Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai dalang dari isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Menurutnya, SBY tidak pernah terlibat dalam polemik tersebut.
“Pak SBY sama sekali tidak terlibat dan tidak pernah berada di balik isu tersebut,” ujar Ahmad Khoirul Umam pada Jumat (2/1). Ia menilai bahwa tuduhan tersebut adalah fitnah yang tidak berdasar.
Menurut Umam, hubungan antara SBY dan Jokowi selama ini tetap baik. Selain itu, SBY saat ini tidak aktif dalam politik praktis dan lebih fokus pada aktivitas sosial, seni, serta olahraga.
“Pak SBY sendiri saat ini tidak aktif dalam politik praktis, beliau fokus pada aktivitas sosial, seni dan olah raga,” tambahnya.
Selain itu, Umam mengungkapkan bahwa fitnah terhadap SBY muncul secara masif di media sosial melalui akun-akun anonim. Ia menilai bahwa pola penyebaran fitnah ini sering berulang, sehingga diduga terkoordinasi dan memiliki potensi untuk membentuk persepsi publik.
“Disinformasi semacam ini bukan sekadar menyerang reputasi personal, tetapi juga merusak ruang publik dan kualitas demokrasi,” ujarnya.
Oleh karena itu, Umam menilai bahwa diperlukan sikap tegas agar kebohongan tidak dibiarkan menjadi kebenaran baru terkait isu SBY. Ia menegaskan bahwa diam terhadap fitnah berisiko dianggap sebagai pembenaran.
“Pembiaran juga menciptakan preseden buruk, di mana politik fitnah bisa dianggap menjadi hal yang dinormalisasi,” tutupnya.




