Alvi Maulana Tega Mutilasi Pacarnya Karena Kesal dan Emosi
Alvi Maulana, seorang pria asal Sumatera Utara, tega melakukan mutilasi terhadap pacarnya, Tiara Angelina Saraswati (TAS). Kejadian ini mengejutkan banyak orang karena pelaku merupakan orang dekat korban. Penyebab utama aksi keji tersebut adalah kesal dan emosi yang memuncak.
Sebelumnya, puluhan potongan tubuh korban ditemukan di semak belukar Jalan Raya Pacet-Cangar, Dusun Pacet Selatan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Pelaku, yang diketahui bernama AM (24), berasal dari Dusun/Desa Aek Paing, Kecamatan Rantu Utara, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Ia ditangkap saat berada di kamar kos Jalan Raya Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, menjelaskan bahwa latar belakang kejadian ini adalah kekesalan berlebihan, omelan korban, dan tuntutan ekonomi. Hubungan antara Alvi dan TAS belum sah secara hukum, sehingga memicu ketegangan antara keduanya. Akibatnya, Alvi memilih untuk memutilasi korban dan membuang potongan tubuhnya ke kawasan Pacet agar jejak tidak mudah terdeteksi.
Menurut penjelasan AKBP Ihram, Alvi melakukan mutilasi dengan cara memotong tubuh korban menjadi ratusan bagian. Beberapa potongan tulang dan daging masih disimpan di kamar kos. Tujuannya adalah untuk menghilangkan jejak dan melanjutkan pembuangan ke wilayah lain. Namun, rencana tersebut gagal karena polisi berhasil menangkap pelaku sebelum aksi dilanjutkan.
Saat ditangkap, Alvi masih menyimpan pakaian korban yang dikenakan saat kejadian. Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan banyak berlumuran darah serta alat komunikasi milik korban. Alvi juga membawa potongan tubuh korban dalam tas sambil berjalan, kemudian dibuang secara acak.
Dari pengakuan pelaku, korban ditusuk sekali dari leher belakang hingga menembus ke depan. Setelah itu, tubuh korban mulai membusuk dan dibuang. Sebagian besar potongan tubuh korban sudah dibuang, namun ada beberapa bagian yang masih disimpan di rumah kos. Alvi mengatakan bahwa ia ingin memusnahkan bagian-bagian tersebut, tetapi aksinya terhenti karena tertangkap oleh petugas.
Setelah melakukan aksi tersebut, Alvi tetap tinggal di tempat yang sama hingga ditangkap. Pada masa itu, ia menjalani aktivitas seperti biasa. Dalam rilis resmi, Alvi menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban. Ia mengakui bahwa emosinya memuncak karena dikunci dari dalam oleh korban. Alvi juga menyebutkan bahwa korban sering marah atas hal-hal sepele, sehingga memicu konflik antara keduanya.
Alvi mengaku kalap karena situasi yang memicu emosi. Ia juga mengungkapkan bahwa hubungan antara dirinya dan TAS tidak mudah diputuskan. Meski begitu, ia merasa sulit untuk mengakhiri hubungan tersebut.
Penyimpanan Kepala Tiara di Belakang Lemari Kos
Alvi Maulana menyimpan kepala Tiara Angelina Saraswati di belakang lemari kosnya di kawasan Lidah Wetan, Surabaya, pada Minggu (31/8/2025). Ia melakukan mutilasi terhadap pacarnya dengan 65 potongan tubuh. Sebagian besar potongan dibuang ke semak-semak pinggir jalan raya, sementara sejumlah lainnya masih disimpan.
Menurut Kapolres Mojokerto, AKBP Kustarto, beberapa potongan tubuh korban sudah dibuang di wilayah Pacet. Namun, sebagian besar potongan masih tersimpan di dalam indekos, termasuk kepala korban. Alvi menyimpan kepala tersebut karena ingin dimusnahkan. Di TKP, polisi menemukan potongan bagian kepala yang diletakkan di belakang lemari.
Awalnya, bagian tubuh korban ditemukan oleh warga di hutan Pacet pada Sabtu (6/9/2025). Di hari yang sama, polisi mengumpulkan 76 bagian tubuh di TKP. Pada Minggu (7/9/2025) pukul 03.00 WIB, pelaku ditangkap di kamar indekosnya di Surabaya. Di tempat ini, polisi menemukan bagian tubuh lainnya.
Eksekusi pembunuhan dan mutilasi terjadi pada Minggu (31/8/2025). Artinya, kepala korban sudah disimpan di belakang lemari kos selama sepekan. Bagian tubuh korban, yang merupakan perempuan asal Lamongan, Jawa Timur, ditemukan warga di semak-semak kawasan Pacet, Mojokerto, pada Sabtu (6/9/2025) sekitar pukul 10.40 WIB.
