Daerah  

DPRD Pamekasan Gelar Rapat Paripurna, Bahas Nota Keuangan Rancangan APBD Tahun 2027


PAMEKASAN, Media Awas. Com– Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyampaikan Nota Keuangan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pamekasan.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, Sekda, kepala perangkat daerah, Direktur RSUD dr Slamet Martodirdjo dan RSUD Waru, Direktur BUMD serta seluruh undangan yang hadir.

Bupati menjelaskan bahwa R-APBD 2027 merupakan rancangan keuangan tahunan pemerintah daerah yang menggambarkan kebijakan di bidang penerimaan, belanja dan pembiayaan sebagai instrumen kebijakan alokasi dan distribusi anggaran untuk menjaga konsistensi program dalam RPJMD Kabupaten Pamekasan dan RPJMD 2025-2029 berdasar UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

Penyusunannya berpedoman pada PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Perpres 72 Tahun 2025 tentang Standar Harga Satuan Regional, Permendagri 90 Tahun 2019, Permendagri 77 Tahun 2020 dan Permendagri 17 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2027.

“Rancangan APBD Kabupaten Pamekasan Tahun Anggaran 2027 disusun dalam rangka melaksanakan tema pembangunan yang tertuang dalam RKPD Tahun 2027, yaitu mengoptimalkan peran dan pemanfaatan sumber daya pembangunan dalam bentuk investasi, SDA, SDM dan modal sosial lainnya serta selaras dengan RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2027,” ujar Bupati Kholilurrahman.

“Maksud dan tujuan penyusunan Rancangan APBD 2027 adalah untuk dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan,” imbuhnya.

Menanggapi nota keuangan tersebut, Ketua DPRD Pamekasan Ali Maskur memprediksi kondisi keuangan daerah tahun 2027 akan lebih membaik dibandingkan tahun 2026.

“Insyaallah tahun yang akan datang ini agak sedikit normal dibandingkan tahun ini. Insyaallah akan sedikit normal dan efisiensi sudah mulai dibuka walaupun pelan sekali oleh pemerintah pusat. Semoga ini juga membawa keberkesanan dan kemanfaatan bagi masyarakat Pamekasan,” ujar Ali Maskur.

Ia optimis visi-misi Bupati akan mulai terlaksana secara bertahap.

“Akan terlaksana sedikit demi sedikit, dicicil,” katanya.

Terkait proyeksi angka APBD 2027, Ali Maskur menyebut pihaknya belum menghitung rinci PAD dan dana transfer dari pusat.

“Transfer APBN dan pendapatan asli daerah itu belum kami hitung biasanya kalau kami menyampaikan itu biasanya di akhir tahun. Proyeksinya tahun depan berapa dari PAD kita, lalu kemudian dijumlah dari dana transfer, DAU, DAK dan dana transfer lainnya dari pusat,” jelasnya.

Ia memprediksi ada kenaikan dana transfer sekitar Rp 3-5 miliar.

“Insyaallah bertambah dari tahun ini. Kabarnya sih sekitar 3 sampai 5 miliar tambahnya. Sedikitlah untuk pengusaha rokok-rokok yang besar itu, kalau bagi kami besar banget itu tambahnya,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *