Daerah  

China siapkan jalur kereta cepat 2,370 km, Beijing-Hongkong makin dekat


China akan membuka jalur kereta cepat baru yang menghubungkan Beijing dengan Xiongan dan sejumlah wilayah di China bagian tengah pada September 2026.

Jalur baru ini menjadi bagian yang melengkapi jaringan kereta cepat sepanjang 2.370 kilometer dari Beijing menuju Hong Kong.

Proyek ini juga diharapkan memperkuat hubungan Hong Kong dengan wilayah China bagian utara dan tengah, sekaligus mendorong perkembangan ekonomi dan pariwisata di sepanjang jalur tersebut.

Dilansir dari South China Morning Post pada Minggu (6/9/2026), Dari Xiongan, jaringan kereta akan terhubung ke Provinsi Henan di China bagian tengah dan kemudian berlanjut hingga Hong Kong.

China Railway Group memperkirakan seluruh jaringan dapat terhubung sepenuhnya pada 2027. Setelah itu, jumlah kereta ekspres langsung dari Hong Kong menuju Beijing dan wilayah China bagian tengah akan bertambah secara signifikan.

Kereta cepat Beijing-Hong Kong pangkas hambatan perjalanan

Saat ini, hanya terdapat dua layanan kereta cepat langsung setiap hari antara Beijing dan Hong Kong West Kowloon. Waktu tempuhnya berkisar antara delapan hingga 10 jam sekali jalan.

Setelah jaringan kereta cepat tersebut sepenuhnya terhubung, akses menuju sejumlah wilayah di China bagian utara dan tengah juga akan semakin mudah.

Wilayah seperti Hebei, Shandong, Anhui, dan Jiangxi akan mendapatkan koneksi kereta ekspres yang lebih langsung menuju kawasan Greater Bay Area.

Greater Bay Area merupakan kawasan ekonomi terpadu yang mencakup sejumlah kota di China bagian selatan, termasuk Hong Kong.

Konektivitas yang lebih baik ini tidak hanya ditujukan untuk perjalanan bisnis. Jalur kereta juga berpotensi memudahkan wisatawan menjelajahi lebih banyak kota dan destinasi di China dalam satu perjalanan.

Laporan dari Institute of Public Policy di South China University of Technology menyebut, ketika jalur Beijing-Hong Kong beroperasi secara penuh, wilayah China bagian tengah berpotensi mendapatkan lebih banyak kunjungan wisatawan dan investasi.

Bagi Hong Kong, keberadaan jalur langsung menuju Beijing juga akan memperkuat posisinya dalam jaringan transportasi nasional China.

Sejak kereta cepat mulai menghubungkan Hong Kong dengan daratan China pada 2018, sebagian besar layanan kereta masih berfokus pada perjalanan di dalam Provinsi Guangdong.

Dengan tersambungnya jalur Beijing-Hong Kong, Hong Kong akan memiliki koneksi kereta langsung menuju ibu kota China.

Jalur baru diharapkan dorong pariwisata China bagian tengah

Selain membuka akses baru bagi wisatawan, jalur kereta cepat Beijing-Hong Kong juga diharapkan membantu mengurangi kepadatan pada rute yang sudah ada.

Jalur Beijing-Hong Kong yang baru akan berjalan berdampingan dengan jalur Beijing-Guangzhou yang sudah beroperasi. Penambahan jalur tersebut diharapkan dapat memenuhi peningkatan permintaan perjalanan antara wilayah China bagian tengah dan Guangdong.

Bagi wisatawan, konektivitas ini membuka lebih banyak pilihan untuk menyusun perjalanan lintas kota di China tanpa harus bergantung pada penerbangan.

Sejumlah wilayah agraris dan destinasi wisata di Hebei, Shandong, Anhui, dan Jiangxi juga akan memiliki akses kereta yang lebih baik menuju Greater Bay Area.

Dengan begitu, pengembangan jaringan kereta cepat tidak hanya menghubungkan dua kota besar, tetapi juga membuka akses ke wilayah yang selama ini berada di luar jalur utama perjalanan wisatawan.

Jika seluruh jaringan selesai dan layanan ekspres langsung bertambah pada 2027, perjalanan dari Hong Kong menuju Beijing serta wilayah China bagian tengah diperkirakan akan semakin praktis.

Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi China dalam perjalanan yang lebih panjang, perkembangan ini dapat membuka peluang untuk menggabungkan Beijing, Hong Kong, dan sejumlah kota di China bagian tengah dalam satu rute perjalanan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *