Ringkasan Berita:
- Peta persaingan MPL ID S18 mulai terlihat, Bigetron dinilai paling dominan dan menjadi acuan tim lain untuk mengalahkan ONIC.
- ONIC mulai terbaca setelah kalah dari Team Liquid ID dan NAVI.
- RRQ Hoshi masih mencari konsistensi, terutama pada early game dan hero pool Arthur.
Persaingan menuju playoff MPL Indonesia Season 18 (MPL ID S18) semakin sengit menjelang Week 4 atau pekan keempat yang dimulai pada Jumat (4/9/2026).
Sejumlah tim mulai menunjukkan perkembangan signifikan, termasuk Team Liquid ID dan Natus Vincere (NAVI) yang sukses memberikan kejutan pada pekan ketiga.
Keduanya secara beruntun berhasil mengalahkan ONIC yang sebelumnya digadang-gadang sebagai salah satu kandidat kuat juara MPL ID S18.
Hasil tersebut membuat persaingan menuju playoff semakin terbuka.
Dominasi ONIC, yang telah delapan kali menjuarai MPL Indonesia, mulai mendapat tantangan serius dari tim-tim lain.
Pengamat Mobile Legends, Timothy Krismawan, menilai kondisi tersebut menjadi bukti bahwa kekuatan tim di MPL ID S18 semakin merata.
Meski begitu, Timothy masih menempatkan Bigetron sebagai tim yang paling dominan menjelang Week 4.
“Masih dipegang sama BTR sih yang mendominasi permainan. Soalnya dari game kemarin dia tuh udah bikin pressure gede banget ke ONIC. Sampai ONIC jadi bingung buat cara menangin dia,” kata Timothy saat dihubungi Tribunnews.
Menurut Timothy, permainan Bigetron juga menjadi acuan bagi tim lain dalam menghadapi ONIC.
“Terus dia juga yang menjadi contoh untuk tim lain dan buktinya ONIC bisa kalah dengan Liquid, kalah dengan Navi. Mungkin jawabannya dari gameplay BTR yang berhasil nekan ONIC berkali-kali,” lanjutnya.
Timothy melihat tim-tim lain mulai menemukan cara untuk meredam permainan ONIC, salah satunya dengan menerapkan strategi kiting dan tidak terburu-buru menghadapi permainan agresif sang juara.
“Jadi mereka nemuin, ‘Oh, rumusnya ternyata di kiting, biarin ONIC-nya yang maju dulu, biarin si Kiboy-nya yang offensive dulu, Sanz yang berani nge-poke, salah nge-poke, dibalikin’,” jelas Timothy.
RRQ Hoshi Masih Abu-Abu
Selain membahas BTR dan ONIC, pemilik akun Instagram Dokter MLBB itu turut memberikan penilaian terhadap RRQ Hoshi yang masih mencari konsistensi di MPL ID S18.
Menurutnya, RRQ mulai menunjukkan perkembangan dari sisi draft dan permainan awal. Namun, masih terdapat sejumlah persoalan yang harus segera diperbaiki.
“Untuk RRQ, menurut gua masih abu-abu. Secara draft kemarin sih membaik, tapi lawannya pun juga bukan lawan yang lagi unggul di season ini, lagi struggle juga,” ujar Timothy.
“Kalau gua lihat gameplay mereka sekarang early-nya mulai rapi, draft-nya mulai rapi. Problem-nya kalau RRQ selalu kalah tuh selalu di awal game-nya, tepatnya di duo mid. Itu yang berkali-kali gua lihat jadi mistake utama mereka,” sambungnya.
Timothy juga menyoroti permainan jungler RRQ, Arthur.
Menurutnya, Arthur sebenarnya tidak tampil buruk, tetapi tekanan yang diterima RRQ sejak awal membuat peran sang jungler menjadi kurang terlihat.
“Dari sisi jungle-nya enggak terlalu kelihatan. Arthur gua lihat mainnya sebenarnya enggak ada masalah, tapi karena timnya juga selalu ke-press dari awal, Arthur-nya jadi enggak terlalu main,” katanya.
Meski demikian, Timothy menilai Arthur masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama ketika memasuki fase laning.
“Beberapa kali ada mistake yang kayak misalnya dia mainnya terlalu buru-buru, akhirnya dibalikin atau enggak di-freeze wave-nya,” jelasnya.
Untuk urusan teamfight, Timothy justru tidak terlalu mengkhawatirkan RRQ.
Ia menilai Arthur yang kini bermain sebagai gold laner mampu menunjukkan kualitas, salah satunya melalui penggunaan Moskov yang beberapa kali membantu RRQ membalikkan keadaan.
“Soal teamfight, menurut gua enggak usah dipertanyakan. Arthur ini meskipun dia pendatang baru di gold lane-nya, tapi dia termasuk gold lane yang kuat dengan membuktikan Moskov-nya yang berkali-kali itu bantu RRQ buat balikin game,” ujar Timothy.
Namun, hero pool masih menjadi salah satu persoalan yang perlu diperbaiki Arthur.
“Untuk hero-nya, kayaknya hero pool-nya Arthur nih yang masih jadi problem. Dia butuh hero yang attack speed pokok banget, yang bisa nge-dash, yang bisa nge-poke. Kalau pas main Brody kayaknya power-nya belum terlalu kelihatan,” lanjutnya.
Timothy pun belum berani memastikan posisi RRQ di persaingan playoff.
“Kalau RRQ menurut gua masih akan ada struggle dan masih abu-abu. ONIC lagi struggle, tapi harusnya masih di atas tim-tim lain. Dia cuma butuh reset aja,” katanya.
“Dan BTR yang harusnya lagi mendominasi atau lagi menghirup angin segar. Itu aja,” pungkas Timothy.
Jadwal MPL ID S18 Week 4:
Jumat, 4 September 2026
- 15.00 WIB โ NAVI vs Dewa United
- 18.00 WIB โ Team Liquid ID vs RRQ Hoshi
Sabtu, 5 September 2026
- 14.00 WIB โ Dewa United vs ONIC
- 17.00 WIB โ EVOS vs Bigetron
- 20.00 WIB โ Alter Ego vs Geek Fam
Minggu, 6 September 2026
- 14.00 WIB โ RRQ Hoshi vs NAVI
- 17.00 WIB โ ONIC vs EVOS
- 20.00 WIB โ Bigetron vs Alter Ego
(/Ali)


