Daerah  

Kandungan Lokal Traga Meningkat, TKDN Isuzu Naik Terus


Pencapaian Produksi 300.000 Unit di Isuzu Karawang Plant

Pencapaian produksi sebanyak 300.000 unit di Isuzu Karawang Plant tidak hanya menjadi tonggak penting bagi PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), tetapi juga menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekaligus memperkuat industri otomotif nasional.

Saat ini, pabrik Isuzu di Karawang memproduksi kendaraan komersial seperti Isuzu ELF, Isuzu GIGA, dan Isuzu Traga yang menjadi model dengan volume produksi terbesar. Selain itu, fasilitas tersebut juga merakit kendaraan UD Trucks, yakni UD Quester dan UD Kuzer untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Hideshima, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menjadi bukti nyata kontribusi Isuzu terhadap perkembangan industri nasional, mulai dari peningkatan TKDN, penciptaan lapangan kerja, hingga ekspor kendaraan. Ia menegaskan bahwa perusahaan akan terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing manufaktur nasional, memperbesar kontribusi ekspor, serta menghadirkan kendaraan komersial yang mampu menjadi mitra bisnis terbaik bagi pelanggan di Indonesia maupun pasar global.

Komitmen Terhadap Industri Otomotif Nasional

Sebagai bagian dari komitmen memperkuat industri otomotif dalam negeri, Isuzu terus meningkatkan penggunaan komponen lokal pada setiap produk yang diproduksi di Karawang. Saat ini, Isuzu Traga mencatat tingkat TKDN sebesar 46,45 persen, disusul Isuzu GIGA 38,07 persen, dan Isuzu ELF sebesar 33,04 persen.

Peningkatan kandungan lokal tersebut juga memberikan dampak berantai (multiplier effect) terhadap industri nasional. Selain menyerap 884 tenaga kerja, tingginya penggunaan komponen lokal turut mendorong pengembangan vendor dalam negeri melalui proses transfer teknologi agar mampu memenuhi standar kualitas global Isuzu.

Peran sebagai Basis Produksi Ekspor

Tak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, Isuzu Karawang Plant juga berperan sebagai basis produksi kendaraan komersial untuk pasar ekspor. Sejak memulai ekspor pada 2019, kendaraan produksi Karawang telah dikirim ke 25 negara, termasuk Jepang, Afrika Selatan, Filipina, dan Panama.

Menurut Hideshima, ke depan Isuzu akan terus meningkatkan kualitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam maupun luar negeri, sekaligus menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Ia juga menyampaikan bahwa perusahaan siap menyambut regulasi standar emisi yang semakin ketat melalui penerapan teknologi yang semakin ramah lingkungan.

Kedudukan Isuzu Karawang Plant

Dengan pencapaian produksi 300.000 unit, Isuzu Karawang Plant semakin mempertegas posisinya sebagai fasilitas World Class Manufacturing yang memproduksi kendaraan Isuzu dan UD Trucks berstandar global. Selain itu, pabrik ini menjadi salah satu motor penggerak industri otomotif nasional melalui peningkatan TKDN dan ekspor.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *