Peran Koperasi Desa dalam Mendukung UMKM Lokal
Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Cangkuang Wetan, Kabupaten Bandung, memiliki peran penting dalam memberdayakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah melalui gerai perdagangan yang menjual berbagai camilan hasil karya UMKM setempat. Hal ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat perekonomian masyarakat desa.
Ketua Koperasi Desa Merah Putih Cangkuang Wetan, Hatamami, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalankan amanat Presiden Prabowo Subianto sejak awal operasional beberapa bulan lalu. Saat ini, KDKMP Cangkuang Wetan terus beroperasi dengan fokus pada layanan seperti gerai perdagangan, klinik, dan apotek desa. Selain itu, pihaknya juga aktif dalam mempromosikan produk UMKM lokal.
“Kami memulai Koperasi Desa Merah Putih dari nol. Alhamdulillah, kini operasional terus berjalan, mencakup gerai perdagangan, klinik, dan apotek desa. Kami ikut mempromosikan dan memasarkan produk camilan dari pelaku UMKM lokal Cangkuang Wetan,” ujar Hatamami.
Menurut informasi yang disampaikan oleh kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Koperasi Desa Merah Putih Cangkuang Wetan juga menjalankan fungsi agregator. Pihaknya menyuplai sebagian kebutuhan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), seperti telur asin, roti, susu, dan berbagai jenis makanan lainnya.
Hatamami menyatakan bahwa pihaknya sedang berupaya agar produk UMKM lokal Cangkuang Wetan bisa masuk ke SPPG. Untuk mencapai hal tersebut, mereka mengajak para pelaku UMKM di wilayah tersebut untuk terus meningkatkan kualitas produk masing-masing. Misalnya, kue buatan pelaku UMKM diharapkan dapat masuk ke dalam program SPPG.
Selain itu, Koperasi Desa Merah Putih Cangkuang Wetan saat ini memiliki 560 anggota per 9 Desember 2025. Setelah gerai yang ada saat ini, pihaknya sedang dalam proses pembangunan gerai dan kantor baru. “Gerai dan kantor baru dibangun oleh PT Agrinas,” jelas Hatamami.
Kepala Desa sekaligus Ketua Pengawas Koperasi Desa Merah Putih Cangkuang Wetan, Asep Kusmiadi, optimis bahwa koperasi ini mampu mengangkat perekonomian masyarakat. Ia percaya bahwa keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan memperkuat keberlangsungan badan usaha milik desa.
Asep menceritakan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Cangkuang Wetan berlandaskan musyawarah desa khusus sesuai aturan yang berlaku. Koperasi ini terbentuk tepat satu hari sebelum kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
“Pada waktu itu, kami belum tahu bahwa Pak Menko akan berkunjung ke sini. Alhamdulillah, koperasi sudah terbentuk saat Pak Menko hadir,” kata Asep. Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ke Cangkuang Wetan, Kecamatan Daeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada 15 Mei 2025, dilakukan untuk meninjau klinik dan apotek desa setempat.
