Kabupaten Malang Kembali Meraih Penghargaan Inovasi Pemerintahan
Kabupaten Malang terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pelayanan publik berbasis inovasi. Tahun ini, pemerintah daerah berhasil meraih penghargaan yang bergengsi, yaitu Innovative Government Award (IGA) 2025. Penghargaan ini diberikan oleh pihak terkait sebagai apresiasi atas keberhasilan dua inovasi utama yang telah diimplementasikan dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas layanan masyarakat.
Dua inovasi yang menjadi dasar pencapaian ini adalah SiPanji dan program Suling. Kedua inisiatif tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pelayanan publik serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
SiPanji: Solusi Digital untuk Pajak Daerah
Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah SiPanji, sebuah sistem informasi pengelolaan pajak daerah mandiri. Dengan adanya sistem ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan pajak secara digital. Proses pembayaran pajak menjadi lebih transparan karena seluruh aktivitas dicatat dan bisa dipantau secara langsung. Hal ini tidak hanya mempermudah proses administrasi, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan daerah secara lebih terstruktur dan akurat.
Keberadaan SiPanji juga meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Dengan sistem yang lebih baik, warga merasa lebih yakin bahwa uang pajak mereka digunakan secara efisien dan tepat sasaran.
Suling: Memperkuat Hubungan Sosial
Di samping inovasi digital, program Suling atau Subuh Keliling menjadi contoh inovasi non-digital yang sangat berpengaruh. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan rutin berkunjung dan beribadah bersama masyarakat. Dengan cara ini, pemerintah daerah dapat lebih dekat dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta mempererat komunikasi di tingkat bawah.
Program Suling juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan spiritual dan sosial masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga membangun ikatan emosional yang kuat dengan warga.
Proses Penilaian dan Apresiasi
Prestasi Kabupaten Malang tidak diraih begitu saja. Dua inovasi tersebut telah melewati proses penilaian lapangan yang dilakukan oleh tim juri pusat. Tim tersebut melakukan evaluasi terhadap implementasi dan hasil nyata dari SiPanji dan Suling. Hasilnya, pemerintah daerah mendapatkan apresiasi atas strategi inovasi yang konsisten dan terarah.
Acara penyerahan penghargaan IGA 2025 berlangsung di Ruang Rapat Anusapati pada 20 November 2025. Bupati Malang HM. Sanusi beserta Sekda Kabupaten Malang Budiar dan kepala perangkat daerah menyampaikan presentasi tentang bagaimana inovasi tersebut diimplementasikan dan manfaatnya bagi masyarakat.
Tim juri yang dipimpin oleh Yeni Afriani Maria Sitohang dari KemenPAN-RB dan perwakilan BSKDN Kemendagri memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah inovatif yang dilakukan oleh Pemkab Malang.
Prestasi yang Menjadi Bukti Konsistensi
Pencapaian ini semakin istimewa karena Kabupaten Malang berhasil mempertahankan gelar Kabupaten Terinovatif yang sebelumnya diraih pada tahun 2024. Konsistensi ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penciptaan inovasi baru, tetapi juga menjaga keberlanjutan program agar terus memberikan manfaat jangka panjang.
Penghargaan IGA 2025 diserahkan langsung kepada Bupati Malang HM. Sanusi dalam acara penganugerahan. Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa inovasi pemerintahan menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis. Menurutnya, seluruh daerah harus menjadikan Indeks Inovasi Daerah sebagai pedoman dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Sejak pertama kali diadakan pada tahun 2007, IGA menjadi ajang apresiasi nasional bagi pemerintah daerah yang berhasil melakukan terobosan dalam pelayanan publik. Dengan penghargaan ini, Kabupaten Malang kembali menunjukkan komitmennya sebagai pelopor pemerintahan inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
