Daerah  

Resmi! Emma Haryani Jabat Plt Kepala SMA Negeri 1 Kebun Tebu dengan Visi Baru


Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah di SMAN 1 Kebun Tebu

Pergantian kepemimpinan di SMAN 1 Kebun Tebu menjadi momen penting dalam sejarah pendidikan Kabupaten Lampung Barat. Pada Senin (29/9/2025), acara serah terima jabatan resmi digelar, dengan Supriantoro menyerahkan tanggung jawab kepemimpinan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah, Emma Haryani. Acara berlangsung khidmat di Aula Gedung Serba Guna SMAN 1 Kebun Tebu dan dihadiri oleh para pejabat pendidikan, perwakilan Komite Sekolah, MKKS SMA Kabupaten Lampung Barat, serta guru dan siswa.

Apresiasi atas Kepemimpinan yang Baik

Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah III Provinsi Lampung, Jonisdar Ali, hadir langsung untuk memimpin prosesi serah terima jabatan. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Supriantoro yang selama masa jabatannya berhasil menjaga stabilitas dan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah tersebut. Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan baru yang penuh semangat dan inovatif.

“Terima kasih atas pengabdian dan kerja keras Bapak Supriantoro dalam menjaga stabilitas dan kualitas pendidikan di SMAN 1 Kebun Tebu. Kepada Ibu Emma Haryani, kami berharap kepemimpinan yang penuh semangat dan inovatif demi kemajuan sekolah serta peningkatan prestasi peserta didik,” ujarnya.

Prosesi Simbolis dan Kebersamaan

Prosesi serah terima jabatan dilakukan melalui penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh seluruh tamu undangan. Suasana penuh kehangatan terasa ketika seluruh hadirin memberikan apresiasi berupa tepuk tangan meriah bagi Supriantoro sekaligus sambutan hangat untuk Emma Haryani.

Pesan Perpisahan dan Harapan Baru

Supriantoro menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang telah diberikan selama menjabat. Ia menilai bahwa kepemimpinan adalah amanah besar dan percaya bahwa Emma Haryani mampu membawa SMAN 1 Kebun Tebu menuju arah yang lebih baik.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh guru, staf, dan siswa selama saya bertugas. Semoga kepemimpinan baru ini dapat melanjutkan program-program yang sudah berjalan, sekaligus menghadirkan inovasi baru demi kemajuan pendidikan di sekolah kita,” katanya.

Emma Haryani sebagai Plt Kepala Sekolah yang baru menegaskan komitmennya untuk melanjutkan jejak positif pendahulunya. Ia menekankan pentingnya sinergi antara guru, siswa, orang tua, serta masyarakat sekitar demi menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas.

“InsyaAllah saya siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Dengan dukungan semua pihak, mari kita bersama-sama membangun SMAN 1 Kebun Tebu menjadi sekolah yang unggul, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan masyarakat Lampung Barat,” kata Emma Haryani.

Dukungan Tokoh Daerah

Momentum ini juga mendapat perhatian dari tokoh nasional asal Lampung Barat, Mukhlis Basri, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan. Ia menilai penunjukan Emma Haryani sebagai Plt Kepala SMAN 1 Kebun Tebu merupakan bukti nyata bahwa masyarakat daerah mampu menghasilkan pemimpin berkualitas di bidang pendidikan.

“Pengangkatan Ibu Emma Haryani menunjukkan bahwa putra-putri daerah Kebun Tebu mampu dipercaya untuk memimpin lembaga pendidikan strategis. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi,” tegas Mukhlis Basri.

Menurutnya, kepala sekolah yang berasal dari daerah setempat akan lebih mudah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, orang tua murid, hingga stakeholder pendidikan lainnya. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat kolaborasi dalam memajukan kualitas pendidikan di Lampung Barat.

Simbol Transformasi Pendidikan

Serah terima jabatan ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi simbol transformasi dan harapan baru bagi SMAN 1 Kebun Tebu. Dengan pengalaman dan semangat yang dimiliki, Emma Haryani diharapkan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan modern, seperti pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kualitas guru, hingga pembinaan prestasi siswa di tingkat regional maupun nasional.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai tanda kebersamaan seluruh warga sekolah dalam menyongsong era kepemimpinan baru. Momentum ini meninggalkan kesan mendalam bahwa perubahan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang penuh harapan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *