Penghentian Produksi Motor Listrik Polytron Fox S
Produk motor listrik Polytron, yaitu Fox S, telah dihentikan produksinya. Hal ini diungkapkan langsung oleh Head of Group Product Electric Vehicle Polytron, Ilman Fachrian Fadly. Saat ini, perusahaan lebih fokus pada penghabisan stok yang tersisa.
“Iya, sudah habis. Hanya tersisa sedikit di beberapa showroom dan diler. Misalnya, di cabang Tubun sudah tidak ada lagi. Jadi tinggal menghabiskan stok yang tersisa,” ujar Ilman saat diwawancara di Jakarta pekan ini.
Meski tidak menjelaskan secara detail alasan penghentian produksi Fox S, ketika ditanya tentang rencana Polytron dalam menyiapkan motor listrik baru sebagai pengganti, Ilman hanya merespons dengan singkat, “Iya.”
Polytron, raksasa teknologi asal Kudus, pertama kali memasuki industri otomotif pada 2021 melalui produk Evo. Pada 2023, mereka meluncurkan model Fox R, lalu berlanjut dengan Fox S dan Fox 500.
Sejak sekitar empat tahun lalu, Polytron mengklaim sukses menjual seluruh lini motor listrik mereka dengan total lebih dari 30 ribu unit. Hal ini membuatnya menjadi pemimpin pasar roda dua elektrik di dalam negeri. Keberhasilannya juga didukung oleh bantuan subsidi pemerintah.
Di laman resmi perusahaan, harga normal Polytron Fox S adalah Rp 18,6 juta OTR (on the road) untuk Jabodetabek, Serang, Pandeglang, Cilegon, dan Lebak. Namun, pabrikan memberikan subsidi mandiri senilai Rp 7 juta, sehingga harganya menjadi Rp 11,6 juta.
Untuk wilayah lainnya, harga Fox S juga mengalami potongan serupa. Di Jawa Barat, harganya menjadi Rp 12 juta; Jawa Tengah Rp 11,5 juta; Jawa Timur Rp 12,5 juta; Bali Rp 12,5 juta; dan NTB, Sumatera, Kalimantan, serta Sulawesi menjadi Rp 13 juta.
Spesifikasi Motor Listrik Polytron Fox S
Fox S dirancang untuk mobilitas harian yang tidak terlalu intens, cocok bagi pengguna urban. Dengan sekali cas, varian ini mampu menempuh jarak sejauh 70 kilometer dengan kecepatan maksimal 80 km/jam. Berbeda dengan Fox R yang memiliki jarak tempuh hingga 130 kilometer dan kecepatan maksimal 95 km/jam.
Secara tampilan, Fox S dan Fox R memiliki kesamaan, tetapi terdapat perbedaan pada beberapa detail. Misalnya, bagian windshield pada Fox S lebih rendah dan digunakan sebagai dudukan pelat nomor depan. Sementara itu, Fox R memiliki windshield yang berada di bagian atas spakbor depan.
Desain velg pada Fox S dan Fox R sama persis. Namun, Fox S hadir dengan warna hitam glossy yang lebih sederhana, sedangkan Fox R menggunakan skema dual tone.
Salah satu hal yang membuat motor listrik Polytron sangat terjangkau adalah sistem sewa baterai yang diterapkan. Model Fox S menawarkan biaya berlangganan yang lebih hemat dibanding Fox R. Konsumen hanya perlu membayar Rp 125 ribu per bulan, tanpa perlu khawatir tentang perawatan baterai.
Jika terjadi masalah atau kerusakan, Polytron akan mengganti baterai dengan yang baru tanpa dikenakan biaya tambahan. Hal ini memungkinkan konsumen mengendarai Fox S tanpa batas, tanpa khawatir akan penurunan kinerja dan degradasi baterai.
Selain itu, konsumen dapat melakukan penggantian atau klaim baterai kapan pun jika ditemui masalah. Dengan demikian, Fox S menawarkan solusi yang praktis dan ekonomis bagi pengguna motor listrik.
