mediaawas.com
, PEKANBARU – Kepolisian Daerah (Polda)
Riau
menyelenggarakan kegiatan olahraga bersama lintas lembaga pada Jumat pagi (27/6).
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolda Riau, Jalan Patimura, Pekanbaru.
Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 yang berlangsung meriah diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai instansi.
Bukan hanya ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor antara TNI, Kejaksaan, Pengadilan, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), serta Pemerintah Provinsi Riau.
Kegiatan dimulai dengan jalan santai sejauh dua kilometer yang dilepas langsung oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heriawan didampingi Wakapolda Brigjen Jossy Kusumo.
Turut hadir pejabat tinggi dari unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan, Kepala BNNP, hingga pejabat utama Polda Riau.
Setelah jalan santai, peserta melanjutkan dengan senam bersama yang dipandu oleh instruktur profesional.
Kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan antar instansi seperti tarik tambang, futsal, dan bola voli yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Kapolda Riau Irjen Herry menekankan pentingnya sinergi antar instansi untuk menghadapi tantangan bangsa, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Kolaborasi tidak selalu dibangun di ruang rapat. Hari ini kita tunjukkan bahwa kerja sama bisa dimulai dari hal sederhana: bergerak bersama, tertawa bersama, dan peduli bersama,” ujar Irjen Herry Heriawan.
Ia juga menyoroti masalah lingkungan hidup yang kini menjadi tantangan serius, terutama di kawasan konservasi seperti Taman Nasional Tesso Nilo.
Dalam pernyataannya yang sarat makna, Kapolda mengajak seluruh elemen untuk menjadi pembela suara-suara yang tak terdengar.
“Domang dan Tari tak bisa menulis keluh kesah mereka. Gajah tak mampu bersuara melalui media. Maka kita yang hidup, punya suara, harus menjadi juru bicara bagi mereka,” ucapnya.
Irjen Herry juga memberikan dukungan penuh kepada Satgas Penanganan Konflik Horizontal (PKH) yang saat ini dipimpin oleh Dodi, sebagai bagian dari upaya membangun harmoni antara manusia dan alam.
Irjen Herry introduced the ‘Salam Lestari’ initiative as a symbol of collective commitment to environmental conservation.
Ia berharap simbol tersebut menjadi semangat baru dalam menjalankan tugas, terutama dalam menjaga keberlanjutan hidup.
“Bhayangkara sejati bukan hanya penjaga ketertiban, tetapi juga penjaga masa depan. Mari kita jaga bumi ini bersama-sama, demi generasi mendatang,” tuturnya.
(mcr36/jpnn)
