Daerah  

Tersangka Pembunuh Anak Politikus PKS, Tusuk Bocah 9 Tahun 14 Kali


Pelaku Pembunuhan Anak Dewan Pakar PKS Cilegon Ditangkap

Setelah beberapa waktu lalu heboh dengan kasus pembunuhan terhadap MAHM, anak dari Maman Suherman yang merupakan anggota Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon, akhirnya pelaku telah berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian. Peristiwa ini mengejutkan masyarakat setempat dan memicu berbagai spekulasi mengenai motif serta identitas pelaku.

Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku diketahui memiliki inisial HA (30), seorang warga asal Palembang, Sumatra Selatan. Diketahui bahwa HA bekerja di salah satu perusahaan di wilayah Cilegon. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait identitas dan kronologi lengkap penangkapan pelaku.

Penangkapan HA dilakukan pada Jumat (2/1/2026) sore, sebelum waktu Maghrib. Penangkapan ini dilakukan setelah adanya dugaan aksi pencurian di sebuah rumah warga di Kota Cilegon. Rumah tersebut diketahui milik mantan anggota DPRD Kota Cilegon, Roisyudin Sayuri, yang berada di Kelurahan Ciwedus. Aksi pelaku diketahui oleh asisten rumah tangga pemilik rumah, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

HA sempat bersembunyi di dalam rumah sebelum akhirnya diamankan tanpa perlawanan. Setelah ditangkap, HA langsung dibawa ke Mapolres Cilegon untuk menjalani pemeriksaan intensif. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap MAHM yang terjadi pada Selasa (16/12/2025). Meski demikian, pihak kepolisian belum memberikan detail kronologi peristiwa tersebut.

Sebelumnya, polisi mengakui mengalami kendala dalam mengungkap kasus ini. Hal itu disebabkan oleh tidak berfungsinya kamera pengawas di rumah korban, tidak adanya petugas keamanan di lokasi, serta kondisi cuaca hujan lebat saat kejadian yang menyulitkan identifikasi jejak pelaku.

Kesaksian Tetangga tentang Keluarga Maman Suherman

Seorang tetangga, Gina (nama disamarkan), yang sudah tujuh tahun bertetangga dengan keluarga Maman Suherman, memberikan kesaksian tentang kebaikan keluarga tersebut. Ia menyebut Maman dan istrinya sebagai sosok yang ramah dan sopan. Mereka tak sungkan menyapa ketika berpapasan dengan tetangga.

Gina juga menyebut bahwa Maman dan istrinya sering membuka jendela mobil untuk menyapa dirinya yang kebetulan ada di depan rumah. “Haji Maman sosok yang baik banget. Dia menyapa kalau lewat. Misalnya pas ketemu, walaupun di dalam mobil dia buka jendela, ‘Bu, permisi Bu’,” kata Gina.

Tidak hanya itu, Gina juga menyebut bahwa anak Maman Suherman, MAHM, adalah sosok yang baik. Meniru sikap orangtuanya, MAHM selalu berlaku sopan ketika bertemu tetangga di jalan. “Dia (MAHM) anaknya baik kok. Kalau ketemu ya senyum, gini (menundukkan kepala). Dan suka bercanda dengan cucu saya yang masih kecil (balita),” ucap Gina.

Selain itu, Gina kerap melihat Maman Suherman dan putranya, MAHM, berjalan kaki bersama untuk shalat subuh berjemaah di masjid kompleks perumahan. “Emang Pak Haji (Maman) salat enggak pernah ketinggalan. Dia sama anaknya yang paling kecil (korban MAHM) itu sering jalan lewat sini, mau shalat subuh ke masjid,” ungkap Gina.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *