Tingkatkan kemampuan beladiri militer taktis, Para Babinsa laksanakan latihan BDT.
Media awas!!!
Bela diri ini bertujuan untuk membekali prajurit dalam menghadapi berbagai ancaman, baik dalam operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP) dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan Bela Diri Taktis ini untuk Pertahanan Diri, membekali prajurit dengan kemampuan untuk melindungi diri dari serangan musuh atau ancaman lainnya.
BDT juga melatih prajurit untuk dapat menyerang balik musuh dengan cepat dan efektif, Melumpuhkan lawan, sehingga dapat Meningkatkan Kepercayaan Diri prajurit dalam menghadapi situasi berbahaya.
Dijelaskan oleh Instruktur Serda Agus Wandi sebagai Pelatih BDT (Sabuk Hitam Dan I ), dirinya menjelaskan, Bela diri ini fokus pada teknik-teknik pertempuran jarak dekat seperti pukulan, tangkisan, tendangan, bantingan, dan kuncian.
Bela diri militer ini lebih menekankan pada teknik-teknik pertarungan dalam pertahanan diri jarak dekat, yang dapat digunakan dalam situasi tertentu dan merupakan kombinasi dari berbagai teknik bela diri lainnya, seperti Silat, Karate, Kungfu, Wushu, Young Mudoo, Muangthai, Jujitsu, dll.
Selain untuk kepentingan militer Indonesia, BDT juga memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari antara lain Meningkatkan Kesehatan dan Kebugaran tubuh karena melibatkan aktivitas fisik yang intens sehingga membuat tubuh akan terasa segar dan bugar.
Namun, dalam Latihan BDT membutuhkan disiplin dan mental yang kuat, sehingga dapat membentuk karakter yang tangguh dan dapat Meningkatkan Kepercayaan Diri dalam menghadapi berbagai situasi, “pungkasnya.#red.(Beni Setiawan )